Logo
Sistem Informasi Desa Panembangan
Gambar Artikel

Pelatihan Fillet Lele dan Nila Perkuat Daya Saing Poklahsar, Pelaku Usaha Panembangan Ambil Bagian dalam Diversifikasi Olahan Perikanan

PURWOKERTO – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pengolahan hasil perikanan terus diperkuat melalui Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan Edisi Fillet Ikan Lele dan Nila yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banyumas, Selasa (30/6/2026), di Aula DKPP Kabupaten Banyumas, Purwokerto. Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kompetensi bagi pelaku Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) hasil perikanan dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas.

Desa Panembangan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut melalui perwakilan Poklahsar yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Keikutsertaan ini mencerminkan komitmen pelaku usaha pengolahan hasil perikanan di Desa Panembangan untuk terus meningkatkan kapasitas, khususnya dalam penguasaan teknik pengolahan ikan yang memiliki nilai tambah serta peluang pasar yang lebih luas.

Pelatihan dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan proses registrasi peserta yang dilanjutkan pembukaan acara. Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari penyelenggara sebagai penanda dimulainya kegiatan peningkatan kapasitas tersebut.

Memasuki sesi utama, peserta memperoleh materi dan praktik mengenai teknik diversifikasi olahan hasil perikanan bertema Fillet Ikan Lele dan Nila yang disampaikan oleh Hartono, Pimpinan UPI Losgo. Selama dua jam pelatihan, peserta dibekali pengetahuan mengenai teknik pemilihan bahan baku, proses fillet yang benar, standar kebersihan dan keamanan pangan, hingga strategi menghasilkan produk olahan yang memiliki kualitas dan nilai ekonomi lebih tinggi. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali berbagai persoalan teknis maupun peluang pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan di daerah masing-masing. Acara kemudian ditutup pada siang hari setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai dilaksanakan.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat serta pelaku usaha sektor perikanan. Melalui penguasaan teknologi pengolahan sederhana seperti teknik fillet, pelaku Poklahsar diharapkan mampu menghasilkan produk yang lebih bernilai tambah, memiliki daya saing di pasar, serta mampu menjawab kebutuhan konsumen yang semakin mengutamakan produk praktis, higienis, dan berkualitas.

Bagi Poklahsar Desa Panembangan, keikutsertaan dalam pelatihan tersebut diharapkan menjadi bekal untuk mengembangkan inovasi produk olahan perikanan berbasis potensi lokal. Pengetahuan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan keterampilan individu peserta, tetapi juga dapat ditularkan kepada anggota kelompok lainnya sehingga mampu mendorong tumbuhnya usaha pengolahan hasil perikanan yang lebih produktif, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Tulis Komentar