PANEMBANGAN, BANYUMAS — Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa kembali diperkuat melalui kegiatan Grand Opening Mitra Desa KMFEB 2026 yang digelar di Balai Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 12.55 WIB tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Mitra Desa yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Tahun 2026.
Acara dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB Unsoed, Dr. Poppy Dian Indira Kusuma, S.E., M.Si., Ak., CA, serta Dosen Pembimbing Mitra Desa KMFEB 2026, Bambang Triyono, S.Pd., M.Pd.
Kehadiran tim Mitra Desa KMFEB 2026 diterima langsung oleh Kepala Desa Panembangan, H. Untung Sanyoto, S.Pd., bersama jajaran Pemerintah Desa Panembangan.
Sebanyak 59 undangan disiapkan dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat yang merepresentasikan sejumlah pilar pembangunan desa.
Dari Pilar Ekonomi, perwakilan terdiri atas Poklahsar, Bumdes, dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Sementara dari Pilar Lingkungan hadir perwakilan Pokdarwis dan kelompok wanita tani.
Adapun Pilar Kesehatan diwakili Forum Kesehatan Desa, sedangkan Pilar Pendidikan diwakili satu orang. Selain itu, kegiatan juga melibatkan 18 perangkat desa, satu perwakilan Karang Taruna, 29 Ketua RT dan RW, tiga perwakilan warga dari RW 1 hingga RW 3, serta satu perwakilan kelompok PKK.
Penandatanganan MoU hingga Pemaparan Grand Design
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Ketua Mitra Desa KMFEB 2026.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan Presiden BEM FEB Unsoed 2026, sambutan Dosen Pembimbing Mitra Desa KMFEB 2026, sambutan Wakil Dekan FEB Unsoed, dan sambutan Kepala Desa Panembangan.
Dalam sambutannya, H. Untung Sanyoto menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara Desa Panembangan dan mahasiswa FEB Unsoed melalui program Mitra Desa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan akademik, tetapi mampu menghasilkan proses pendampingan dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Desa Panembangan juga menyambut baik gagasan pengembangan program yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar potensi desa dapat dikembangkan secara lebih terarah melalui pendekatan ekonomi, lingkungan, kesehatan, dan pendidikan.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan memasuki agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai simbol dimulainya kerja sama Mitra Desa KMFEB 2026.
Penandatanganan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembukaan secara simbolis dan pemaparan Grand Design Mitra Desa KMFEB 2026. Pemaparan ini menjadi bagian penting untuk memperkenalkan arah, gagasan, serta rancangan kegiatan yang akan dijalankan selama program berlangsung.
Melalui grand design tersebut, program Mitra Desa diarahkan untuk membangun kolaborasi yang lebih terstruktur dengan berbagai unsur masyarakat. Keterlibatan perwakilan dari sektor ekonomi, lingkungan, kesehatan, pendidikan, kepemudaan, kelembagaan desa, hingga unsur kewilayahan diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program.
Momentum Memperkuat Pengabdian Mahasiswa
Pelaksanaan Grand Opening Mitra Desa KMFEB 2026 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut memberikan nuansa tersendiri. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat desa.
Bagi Desa Panembangan, kerja sama dengan FEB Unsoed diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan sekaligus pengembangan kapasitas masyarakat. Sementara bagi mahasiswa, program Mitra Desa menjadi sarana untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi secara langsung dalam kehidupan masyarakat.
Setelah pemaparan grand design, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, dokumentasi bersama, penutupan, serta makan bersama. Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan Operasi Semut sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan Balai Desa Panembangan.
Dengan terlaksananya Grand Opening tersebut, program Mitra Desa KMFEB 2026 resmi memasuki tahap pelaksanaan. Kolaborasi antara FEB Unsoed, Pemerintah Desa Panembangan, dan berbagai unsur masyarakat diharapkan mampu melahirkan kegiatan yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi terhadap penguatan potensi dan pemberdayaan masyarakat desa.










