CILONGOK, — Desa Panembangan menorehkan dua prestasi dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Cilongok. Prestasi tersebut diraih melalui Lomba Senam Tera dan Lomba Gobak Sodor yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan tahun 2026.
Penghargaan bagi para pemenang diserahkan dalam Malam Resepsi dan Doa Bersama sekaligus Pembubaran Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Cilongok, Jumat (21/8/2026), di Pendopo Kecamatan Cilongok.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.15 WIB tersebut menjadi salah satu agenda penutup rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan di tingkat Kecamatan Cilongok. Acara diisi dengan sambutan Ketua Panitia, sambutan Camat Cilongok, pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba, doa bersama, serta ramah tamah.
Dalam kesempatan tersebut, Desa Panembangan berhasil meraih Juara 4 Lomba Senam Tera dengan perolehan nilai 3.275. Posisi tersebut berada di bawah Desa Karanglo sebagai juara pertama, Desa Rancamaya sebagai juara kedua, dan Desa Pernasidi sebagai juara ketiga.
Sementara itu, prestasi kedua datang dari TP PKK Desa Panembangan yang berhasil meraih Juara 2 Lomba Gobak Sodor. Juara pertama diraih Korwilcam Dindik Cilongok, sedangkan posisi juara ketiga ditempati SMP Negeri 2 Cilongok dan PPDI 1 Cilongok.
Dua capaian tersebut menjadi gambaran bahwa partisipasi masyarakat Panembangan dalam peringatan HUT Kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam berbagai perlombaan yang mengedepankan kebersamaan, kesehatan, sportivitas, dan semangat gotong royong.
Lomba Senam Tera, misalnya, menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan pola hidup aktif sekaligus memperkuat kebersamaan antarpeserta. Sementara Lomba Gobak Sodor menghadirkan kembali permainan tradisional yang sarat dengan nilai kerja sama, kekompakan, strategi, dan sportivitas.
Bagi Panembangan, capaian tersebut juga menjadi hasil dari semangat warga dan kelembagaan desa dalam berpartisipasi pada agenda bersama di tingkat kecamatan. Prestasi yang diraih tidak semata-mata diukur dari posisi akhir, tetapi juga dari proses membangun kekompakan dan kepercayaan diri masyarakat untuk tampil membawa nama desa.
Malam resepsi kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang melibatkan perwakilan kiai, ulama, dan tokoh agama di wilayah Kecamatan Cilongok. Setelah itu, acara diisi hiburan dan ramah tamah sebelum ditutup pada pukul 22.30 WIB.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum reflektif untuk memperingati kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan antarelemen masyarakat di Kecamatan Cilongok. Di tengah suasana perayaan, prestasi Panembangan dalam dua cabang lomba tersebut menjadi catatan tersendiri sekaligus dorongan untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Dua penghargaan itu akhirnya bukan sekadar soal juara, tetapi tentang bagaimana semangat kemerdekaan diterjemahkan Panembangan melalui kekompakan, partisipasi, dan keberanian untuk tampil membawa nama desa.