PANEMBANGAN — Sebanyak 23 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXXIII Tahun 2026 melaksanakan kunjungan ke Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (7/10/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) untuk mempelajari praktik pembangunan dan inovasi berbasis potensi daerah.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Desa Panembangan H. Untung Sanyoto, S.Pd., bersama tim Smart Fisheries Village (SFV) Desa Panembangan dan penyuluh perikanan Chotoh Suraikhanah.
Kepala Desa Panembangan, H. Untung Sanyoto, S.Pd., menyambut baik kunjungan peserta PKN Tingkat II Angkatan XXXIII Tahun 2026 tersebut. Menurutnya, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi desa sekaligus memperluas ruang kolaborasi dalam pembangunan berbasis potensi lokal.
“Kami menyambut baik kunjungan peserta PKN Tingkat II di Desa Panembangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa potensi pertanian dan perikanan dapat dikembangkan secara terintegrasi untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Program Smart Fisheries Village dan mina padi merupakan bagian dari upaya kami membangun desa yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Untung.
Ia berharap, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi pengalaman, tetapi juga membuka peluang kerja sama dan pertukaran pengetahuan yang dapat mendukung pengembangan potensi Desa Panembangan ke depan.
Dalam kunjungan tersebut, para peserta berkesempatan mengenal lebih dekat pengembangan potensi pertanian dan perikanan yang menjadi salah satu kekuatan Desa Panembangan. Program mina padi dan pengembangan SFV menjadi bagian penting dalam memperlihatkan bagaimana potensi lokal dapat diintegrasikan untuk mendukung pembangunan ekonomi desa.
Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran pengalaman antara peserta PKN II dan pemerintah desa mengenai tata kelola pembangunan, pengembangan inovasi, serta upaya mengoptimalkan sumber daya lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bagian dari Visitasi Kepemimpinan Nasional
PKN Tingkat II Angkatan XXXIII Tahun 2026 diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
Dalam rangkaian VKN tersebut, kelompok peserta yang bertugas di Kabupaten Banyumas juga melaksanakan agenda di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banyumas untuk berdiskusi mengenai tata kelola pangan.
Selain itu, rombongan melakukan kunjungan lapangan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto. Kunjungan tersebut dipandu oleh Kepala Lapas Purwokerto, Winarso, yang juga merupakan salah satu peserta dalam angkatan PKN tersebut.
Kunjungan ke Desa Panembangan menjadi bagian dari pembelajaran lapangan yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat praktik pembangunan secara langsung, termasuk pengelolaan potensi desa dan pengembangan sektor produktif berbasis masyarakat.
SFV Panembangan, Integrasi Pertanian dan Perikanan
Desa Panembangan mengembangkan konsep Smart Fisheries Village melalui integrasi sektor perikanan, pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan potensi pariwisata. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah mina padi, yakni sistem budidaya yang mengintegrasikan tanaman padi dan ikan dalam satu kawasan pertanian.
Pendekatan tersebut membuka peluang optimalisasi pemanfaatan lahan sekaligus memperkuat kegiatan ekonomi produktif masyarakat. Pengembangan potensi perikanan juga diarahkan untuk mendukung keterlibatan kelompok masyarakat dalam kegiatan usaha dari hulu hingga hilir.
Melalui konsep SFV, Desa Panembangan berupaya membangun ekosistem ekonomi desa yang tidak hanya bertumpu pada produksi pertanian dan perikanan, tetapi juga menghubungkan kelembagaan masyarakat, pengolahan hasil, pemasaran, dan pariwisata berbasis potensi lokal.
Kehadiran peserta PKN II menjadi kesempatan untuk memperkenalkan praktik inovasi tersebut kepada para peserta yang tengah mengikuti pengembangan kompetensi kepemimpinan nasional.
Perkuat Pembelajaran dan Kolaborasi
Visitasi Kepemimpinan Nasional merupakan salah satu sarana pembelajaran bagi peserta untuk memperluas perspektif mengenai tantangan dan praktik penyelenggaraan pemerintahan. Melalui interaksi dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa, peserta dapat memperoleh gambaran mengenai penerapan inovasi sesuai karakteristik wilayah.
Bagi Desa Panembangan, kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan pengembangan SFV dan mina padi sebagai bagian dari upaya membangun desa berbasis potensi lokal.
Kolaborasi antara pemerintah, kelompok masyarakat, pendamping teknis, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program pembangunan.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang kerja sama dalam pengembangan inovasi, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Melalui pengembangan potensi pertanian dan perikanan secara terintegrasi, Desa Panembangan terus berupaya menjadikan sumber daya lokal sebagai fondasi pembangunan yang produktif dan berkelanjutan.
