Berita 13 Aug 2026 83 Dilihat

Tim SFV Panembangan Tampil Perdana di Wijayakusuma Awards 2026, Bawa Gagasan Desa Berbasis Potensi Perikanan dan Pertanian

Website Resmi Desa Panembangan

Tim SFV Panembangan Tampil Perdana di Wijayakusuma Awards 2026, Bawa Gagasan Desa Berbasis Potensi Perikanan dan Pertanian

CILACAP — Tim Smart Fisheries Village (SFV) Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, mengikuti tahap presentasi Wijayakusuma Awards 2026 yang digelar Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Cilacap, Kamis (13/8/2026).

Presentasi berlangsung di Gedung Patra Graha PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Cilacap. Tim SFV Panembangan mendapat kesempatan tampil sebagai peserta pertama pada sesi siang, yang dimulai pukul 13.00 WIB.

Kesempatan tersebut menjadi momentum penting bagi Desa Panembangan untuk memperkenalkan inovasi dan praktik pemberdayaan masyarakat berbasis potensi perikanan yang dikembangkan melalui konsep Smart Fisheries Village.

Kepala Desa Panembangan, H. Untung Sanyoto, S.Pd., hadir langsung bersama Tim SFV yang terdiri dari Agus Priyanto, A.Ma.Pust., Soleh, S.P., Jatmiko, dan Tarwo.

Tampil sebagai peserta pertama

Dalam tahapan presentasi tersebut, Agus Priyanto, A.Ma.Pust. dipercaya menyampaikan materi utama mengenai inovasi SFV Desa Panembangan.

Sebagai peserta pertama, tim harus mampu menyampaikan gagasan secara efektif dalam waktu yang tersedia sekaligus memberikan gambaran mengenai proses pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan di tingkat desa.

Presentasi tidak hanya menempatkan perikanan sebagai kegiatan produksi, tetapi juga mengangkat keterhubungan antara potensi lokal, kelembagaan masyarakat, ekonomi, lingkungan, dan pengembangan kawasan perdesaan.

Konsep tersebut menjadi bagian penting dari pendekatan SFV Panembangan dalam mendorong pengelolaan potensi desa secara lebih terintegrasi.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama tim juri. Kepala Desa Panembangan H. Untung Sanyoto, S.Pd., bersama Soleh, S.P., turut menjawab sejumlah pertanyaan yang disampaikan dalam sesi tersebut.

Kehadiran kepala desa dalam sesi tanya jawab menjadi bagian penting karena pengembangan SFV tidak hanya berkaitan dengan inovasi teknis, tetapi juga menyangkut dukungan kebijakan, kelembagaan, keberlanjutan program, serta keterlibatan masyarakat.

Menguji gagasan dan keberlanjutan program

Tahap presentasi Wijayakusuma Awards 2026 menjadi ruang bagi peserta untuk menjelaskan lebih jauh bagaimana sebuah inovasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memiliki peluang untuk terus berkembang.

Bagi Tim SFV Panembangan, kesempatan tampil dalam ajang tersebut sekaligus menjadi proses untuk menguji sejauh mana konsep yang dibangun di desa mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta menciptakan dampak yang berkelanjutan.

SFV Panembangan sendiri dikembangkan dengan pendekatan yang menghubungkan berbagai potensi lokal. Perikanan tidak berdiri sendiri, tetapi ditempatkan sebagai salah satu penggerak ekosistem ekonomi desa yang dapat bersinergi dengan sektor pertanian, pengolahan hasil, kelembagaan masyarakat, hingga pengembangan wisata berbasis potensi lokal.

Dengan pendekatan tersebut, inovasi yang dibawa Panembangan berupaya menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat bertumpu pada kekuatan yang telah dimiliki masyarakat.

Membawa nama Panembangan ke tingkat lebih luas

Keikutsertaan dalam Wijayakusuma Awards 2026 menjadi salah satu capaian penting bagi Desa Panembangan. Sebelumnya, Tim SFV Panembangan berhasil masuk dalam daftar 35 peserta yang lolos ke tahap presentasi untuk wilayah eks Karesidenan Banyumas dan Kebumen.

Pada tahap ini, Panembangan bersanding dengan berbagai inovasi masyarakat dari Banyumas, Kebumen, dan Cilacap yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi, lingkungan, pertanian, perikanan, pendidikan, hingga pengembangan masyarakat.

Bagi Desa Panembangan, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi. Lebih dari itu, Wijayakusuma Awards menjadi kesempatan untuk memperkenalkan proses pembangunan berbasis potensi lokal sekaligus membuka ruang belajar dari berbagai inovasi masyarakat lainnya.

Setelah menyelesaikan tahap presentasi dan tanya jawab, Tim SFV Panembangan selanjutnya menantikan hasil penilaian dewan juri.

Apa pun hasil akhirnya, tampil sebagai peserta pertama dalam tahap presentasi Wijayakusuma Awards 2026 telah menjadi bagian dari perjalanan Panembangan dalam membawa inovasi desa ke panggung yang lebih luas.

Dari potensi desa, Panembangan berupaya membangun inovasi; dari inovasi, masyarakat didorong menuju kemandirian.








Tulis Komentar