PANEMBANGAN — Pemerintah Desa Panembangan menggelar Sosialisasi Pembangunan Embung Sukan Wijaya pada Senin (15/6/2026) pukul 13.00 WIB di Pendopo Desa Panembangan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan rencana pembangunan embung sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaksana proyek, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air di wilayah pedesaan.
Acara dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto, Kepala Bappeda Kabupaten Banyumas, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas, Kapolsek Cilongok, Danramil 23 Cilongok, Kepala Desa Panembangan, Direksi Teknis dan Direksi Lapangan Pembangunan Embung Sukan Wijaya, Pelaksana beserta Tim CV Keisha Jaya Pratama, Tim Leader dan personel PT Wahana Adya KSO PT Bintang Tirta Pratama, jajaran Pemerintah Desa Panembangan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, Tim Penggerak PKK, serta Karang Taruna Desa Panembangan.
Turut hadir pula Bobby Listyo Widjatmoko, S.H., Sekretaris Fraksi Partai Gerindra sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Banyumas periode 2024–2029 yang mewakili Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII (Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap), Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M. Kehadiran Bobby menjadi simbol komitmen keberlanjutan aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan oleh Novita Wijayanti sehingga pembangunan Embung Sukan Wijaya dapat direalisasikan di Desa Panembangan.
Dalam pemaparannya, tim teknis menjelaskan bahwa Embung Sukan Wijaya merupakan salah satu infrastruktur strategis yang dibangun untuk meningkatkan ketersediaan air di kawasan pertanian sekaligus menjadi upaya adaptasi terhadap perubahan iklim. Embung akan berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan dan limpasan permukaan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai cadangan air pada musim kemarau.
Selain mendukung irigasi pertanian, keberadaan embung diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian produktif, mengurangi risiko kekeringan, membantu konservasi sumber daya air, meningkatkan resapan air tanah, serta mengendalikan limpasan air pada musim penghujan. Dalam jangka panjang, embung juga berpotensi dikembangkan sebagai kawasan edukasi, wisata berbasis lingkungan, dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan potensi desa.
Kepala Desa Panembangan, H. Untung Sanyoto, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan Embung Sukan Wijaya.
"Pembangunan embung ini merupakan harapan masyarakat Desa Panembangan yang telah diperjuangkan sejak beberapa waktu lalu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M. sebagai aspirator pembangunan, seluruh pemerintah daerah, Forkopimcam, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga cita-cita masyarakat untuk memiliki embung akhirnya dapat diwujudkan."
Ia berharap seluruh masyarakat dapat mendukung proses pembangunan hingga selesai sesuai jadwal serta ikut menjaga fasilitas yang dibangun agar memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
"Embung Sukan Wijaya bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Panembangan. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mengawal pembangunan ini agar berjalan lancar, aman, berkualitas, dan nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal."
Dalam kesempatan tersebut, unsur Kejaksaan Negeri Purwokerto juga menekankan pentingnya pelaksanaan pembangunan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan. Sementara itu, pemerintah daerah melalui Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan teknis agar pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Melalui sosialisasi ini, seluruh pemangku kepentingan memperoleh pemahaman yang sama mengenai tahapan pekerjaan, peran masing-masing pihak, serta manfaat strategis Embung Sukan Wijaya bagi Desa Panembangan. Sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat diharapkan menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memperkuat ketahanan air serta produktivitas pertanian di desa.
Pembangunan Embung Sukan Wijaya menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat pembangunan desa berbasis ketahanan sumber daya alam. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, embung ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan air, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, pengembangan wisata desa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Panembangan di masa mendatang.



