Sistem Informasi Desa Panembangan
PANEMBANGAN — Upaya pencegahan penyebaran penyakit berbasis lingkungan terus digencarkan Pemerintah Desa Panembangan bersama tenaga kesehatan. Salah satunya melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilaksanakan di wilayah RT 002 dan RT 003 RW 002 Desa Panembangan, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut melibatkan petugas dari Puskesmas 1 Cilongok, Bidan Desa Panembangan Endah Sapartiyani, Kader Kesehatan Hapsari 004 dan Hapsari 005 Desa Panembangan, serta Kepala Dusun 02 Desa Panembangan, Agus Priyanto, A.Ma.Pust.
PSN dilakukan dengan menyusuri lingkungan permukiman warga secara langsung untuk memantau potensi berkembangnya jentik nyamuk, terutama pada tempat-tempat penampungan air yang berisiko menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama Demam Berdarah Dengue (DBD). Petugas dan kader kesehatan melakukan pemeriksaan bak mandi, talang air, ember, hingga wadah-wadah terbuka yang berpotensi menampung genangan air.
Selain pemeriksaan lingkungan, kegiatan juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, ditambah langkah pencegahan lain seperti penggunaan obat anti nyamuk dan menjaga sirkulasi lingkungan tetap bersih.
Kepala Dusun 02 Desa Panembangan, Agus Priyanto, menyampaikan bahwa kegiatan PSN menjadi langkah preventif yang sangat penting di tengah meningkatnya kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit demam berdarah dan berbagai penyakit musiman lainnya.
“Perubahan cuaca yang tidak menentu beberapa waktu terakhir membuat potensi penyebaran penyakit berbasis lingkungan semakin tinggi. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama pencegahan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan PSN tidak hanya bertujuan memberantas jentik nyamuk, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Kesadaran tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi warga.
Petugas kesehatan dari Puskesmas 1 Cilongok turut mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh genangan air kecil di sekitar rumah. Sebab, nyamuk penyebab DBD dapat berkembang biak dengan cepat dalam kondisi lingkungan yang lembab, terlebih pada musim pancaroba yang ditandai dengan curah hujan tidak menentu.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Kehadiran kader kesehatan bersama unsur pemerintah desa dinilai mampu memperkuat sinergi antara pelayanan kesehatan dan partisipasi warga dalam menjaga kesehatan lingkungan.
Melalui kegiatan PSN yang dilakukan secara rutin, Desa Panembangan diharapkan mampu menekan risiko penyebaran penyakit menular, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.


