Sistem Informasi Desa Panembangan

Gambar Artikel

Prolanis RW 2 Panembangan Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Komunitas

PANEMBANGAN — Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang digelar bagi warga RW 2 Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pos Kesehatan Desa (PKD) Panembangan ini diikuti oleh 50 pasien dengan pendampingan tenaga kesehatan dari Puskesmas 1 Cilongok dan unsur kesehatan desa. Pelayanan kesehatan dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh dr. Diana Novitasari dari Puskesmas 1 Cilongok, didampingi Bidan Desa Panembangan, Endah Sapartiyani, A.Md. Keb. Selain itu, keterlibatan kader kesehatan desa, yakni Nur Aini dan Isna Farida, turut memperkuat kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan. Prolanis merupakan program terpadu yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan dengan pendekatan promotif dan preventif, khususnya bagi pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta melalui pemantauan kesehatan rutin, edukasi berkelanjutan, serta pengelolaan penyakit yang terstruktur. Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang dilakukan oleh kader kesehatan. Selanjutnya, pasien menjalani pemeriksaan awal berupa pengukuran tekanan darah, berat badan, serta kadar gula darah. Tahapan ini menjadi dasar dalam menentukan kondisi kesehatan terkini peserta. Setelah pemeriksaan awal, peserta mendapatkan layanan konsultasi medis secara langsung dengan dokter. Pada sesi ini, pasien memperoleh penjelasan mengenai kondisi kesehatannya, pengaturan pola makan, kepatuhan konsumsi obat, serta anjuran gaya hidup sehat. Bidan desa juga turut memberikan edukasi tambahan terkait pencegahan komplikasi penyakit kronis. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian obat sesuai dengan hasil diagnosis dan kebutuhan medis pasien. Di akhir rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan penyuluhan kesehatan secara kelompok yang menekankan pentingnya kontrol rutin dan perubahan perilaku hidup sehat. Kehadiran kader kesehatan desa dalam kegiatan ini berperan penting, tidak hanya dalam membantu teknis pelaksanaan, tetapi juga dalam melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar lebih aktif mengikuti program Prolanis secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Panembangan bersama tenaga kesehatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan penyakit kronis dapat terus meningkat. Program Prolanis diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis dalam menekan angka komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Banyumas, 15 April 2026 — Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang digelar bagi warga RW 2 Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pos Kesehatan Desa (PKD) Panembangan ini diikuti oleh 50 pasien dengan pendampingan tenaga kesehatan dari Puskesmas 1 Cilongok dan unsur kesehatan desa.

Pelayanan kesehatan dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh dr. Diana Novitasari dari Puskesmas 1 Cilongok, didampingi Bidan Desa Panembangan, Endah Sapartiyani, A.Md. Keb. Selain itu, keterlibatan kader kesehatan desa, yakni Nur Aini dan Isna Farida, turut memperkuat kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Prolanis merupakan program terpadu yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan dengan pendekatan promotif dan preventif, khususnya bagi pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta melalui pemantauan kesehatan rutin, edukasi berkelanjutan, serta pengelolaan penyakit yang terstruktur.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang dilakukan oleh kader kesehatan. Selanjutnya, pasien menjalani pemeriksaan awal berupa pengukuran tekanan darah, berat badan, serta kadar gula darah. Tahapan ini menjadi dasar dalam menentukan kondisi kesehatan terkini peserta.

Setelah pemeriksaan awal, peserta mendapatkan layanan konsultasi medis secara langsung dengan dokter. Pada sesi ini, pasien memperoleh penjelasan mengenai kondisi kesehatannya, pengaturan pola makan, kepatuhan konsumsi obat, serta anjuran gaya hidup sehat. Bidan desa juga turut memberikan edukasi tambahan terkait pencegahan komplikasi penyakit kronis.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian obat sesuai dengan hasil diagnosis dan kebutuhan medis pasien. Di akhir rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan penyuluhan kesehatan secara kelompok yang menekankan pentingnya kontrol rutin dan perubahan perilaku hidup sehat.

Kehadiran kader kesehatan desa dalam kegiatan ini berperan penting, tidak hanya dalam membantu teknis pelaksanaan, tetapi juga dalam melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar lebih aktif mengikuti program Prolanis secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Panembangan bersama tenaga kesehatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan penyakit kronis dapat terus meningkat. Program Prolanis diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis dalam menekan angka komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.








Tulis Komentar