PANEMBANGAN – Semangat gotong royong kembali mewarnai pelaksanaan kegiatan Santunan Muharam yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Desa Panembangan. Salah satu dukungan terbesar datang dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Svarga Mina Padi yang menyalurkan bantuan sebesar Rp10.850.000 untuk mendukung santunan bagi anak yatim, piatu, yatim piatu, dan janda lansia di Desa Panembangan.
Kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam menghimpun dana sosial masyarakat yang kemudian disalurkan kepada ratusan penerima manfaat pada kegiatan santunan yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Panembangan. Dukungan dari Pokdarwis menunjukkan bahwa pengembangan sektor pariwisata desa tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan sosial masyarakat.
Ketua Pokdarwis Svarga Mina Padi, Galih Primasatya, mengatakan bahwa partisipasi organisasinya dalam kegiatan santunan merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus wujud kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.
"Pokdarwis tidak hanya memiliki tugas mengembangkan potensi wisata desa, tetapi juga mempunyai tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim, piatu, yatim piatu, serta para janda lansia sehingga mereka dapat merasakan kebahagiaan dan perhatian dari masyarakat, khususnya di bulan Muharam yang penuh keberkahan," ujar Galih.
Menurut Galih, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan atau berkembangnya destinasi wisata, melainkan juga dari kuatnya kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.
Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, TP PKK, pelaku wisata, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat agar berbagai program sosial dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Kami ingin budaya berbagi ini terus hidup. Semoga semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ketika seluruh unsur desa bergerak bersama, maka pembangunan ekonomi dan pembangunan sosial dapat berjalan beriringan," kata Galih.
Pelaksanaan Santunan Muharam sendiri menjadi agenda rutin yang setiap tahun melibatkan berbagai unsur masyarakat. Pendanaan kegiatan dihimpun dari beragam sumber, mulai dari swadaya masyarakat, donasi lembaga, hingga dukungan organisasi kemasyarakatan dan pelaku usaha desa.
Kontribusi Pokdarwis Svarga Mina Padi senilai Rp10.850.000 menjadi bukti bahwa keberadaan organisasi desa tidak hanya berperan dalam mengembangkan potensi wisata lokal, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kepedulian sosial. Semangat kolaborasi tersebut diharapkan terus terjaga sehingga kegiatan-kegiatan kemanusiaan di Desa Panembangan dapat berlangsung secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.