PANEMBANGAN, Banyumas – Pertemuan rutin Tim Penggerak PKK RT 001/RW 002 Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antaranggota. Kegiatan yang berlangsung di rumah anggota Dasawisma 4, Ibu Maryam, pada Sabtu (25/7/2026) itu dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat edukasi kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam berbagai program pembangunan desa.
Sejak pukul 13.30 WIB, puluhan anggota PKK mengikuti rangkaian kegiatan yang menggabungkan penyuluhan kesehatan, koordinasi organisasi, hingga pembahasan program pemberdayaan masyarakat. Pertemuan tersebut mencerminkan peran strategis PKK sebagai mitra pemerintah dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Ketua PKK RT 001/RW 002 dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan serta meningkatkan semangat gotong royong. Ia juga mengimbau seluruh keluarga agar berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Panembangan Festival, agenda tahunan desa yang menjadi ruang promosi potensi lokal sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Sementara itu, sesi penyuluhan disampaikan oleh Ma'ruqoh yang memberikan sosialisasi mengenai pelaksanaan survei vektor malaria. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemantauan lingkungan guna mendeteksi keberadaan nyamuk penular penyakit dan mengidentifikasi potensi risiko di sekitar permukiman warga.
Menurut Ma'ruqoh, keberhasilan pencegahan penyakit berbasis lingkungan tidak hanya bergantung pada petugas kesehatan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
"Kebersihan lingkungan merupakan benteng pertama dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit. Karena itu, setiap keluarga memiliki peran penting untuk memastikan lingkungan rumah tetap bersih dan bebas dari tempat berkembang biaknya nyamuk," ujarnya dalam penyuluhan.
Selain survei vektor malaria, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui penerapan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, serta menerapkan berbagai langkah pencegahan lainnya.
Materi penyuluhan juga membahas penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke yang kini semakin banyak ditemukan di masyarakat. Anggota PKK diingatkan untuk menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik secara rutin, pemeriksaan kesehatan berkala, serta menghindari faktor risiko seperti merokok.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap upaya percepatan penurunan stunting. Ma'ruqoh mengajak seluruh keluarga untuk memastikan balita memperoleh asupan gizi yang cukup serta rutin memantau pertumbuhan anak melalui Posyandu. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa kegiatan timbang serentak balita akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2026, sehingga seluruh orang tua diharapkan membawa putra-putrinya sesuai jadwal sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang anak.
Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda rutin organisasi yang meliputi arisan anggota, evaluasi pengelolaan Bank Sampah, perkembangan kegiatan koperasi, serta pembahasan dana sosial (dansos) yang selama ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
Berbagai agenda tersebut menunjukkan bahwa PKK tidak hanya berperan dalam pembinaan keluarga, tetapi juga menjadi wadah penguatan solidaritas sosial, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat hingga tingkat lingkungan terkecil.
Melalui pertemuan rutin yang berlangsung secara konsisten, PKK RT 001/RW 002 Desa Panembangan terus memperkuat budaya hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat gotong royong. Sinergi antara kader PKK, pemerintah desa, serta masyarakat diharapkan mampu mendukung terwujudnya Desa Panembangan yang sehat, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus menyukseskan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

