Sistem Informasi Desa Panembangan
BANYUMAS, 18 Mei 2026 – Sebanyak 22 mahasiswa Semester 4 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengikuti kegiatan praktikum Mata Kuliah Penyuluhan dan Komunikasi Masyarakat Perikanan pada Senin (18/5/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Kegiatan lapangan ini menjadi bagian penting dalam penguatan kompetensi mahasiswa dalam memahami peran strategis penyuluhan perikanan di tengah masyarakat.
Praktikum tersebut didampingi oleh lima dosen pengajar FPIK Unsoed bersama Penyuluh Perikanan Kabupaten Banyumas, Chotoh Suraikhanah, yang memberikan pembekalan langsung mengenai implementasi penyuluhan perikanan di tingkat lapangan.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai konsep, strategi, dan praktik penyuluhan perikanan oleh Chotoh Suraikhanah di Gazebo Percontohan Penyuluhan Perikanan Desa Panembangan. Dalam sesi tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya komunikasi efektif, pemberdayaan kelompok perikanan, serta pendekatan partisipatif dalam pembangunan sektor perikanan berkelanjutan.
Diskusi interaktif yang berlangsung setelah pemaparan materi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mendalami tantangan sekaligus peluang penyuluhan perikanan di wilayah pedesaan, khususnya dalam pengembangan usaha budidaya, pengolahan hasil, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis perikanan.
Setelah sesi teori, mahasiswa melanjutkan kunjungan lapangan ke sejumlah unit usaha perikanan unggulan Desa Panembangan, di antaranya Budidaya Tematik Bioflok KDMP Panembangan, Pokdakan Berkah Randualas, Poklahsar Ummi Mandiri, serta Pokdakan Langgas.
Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa dapat melihat secara langsung implementasi teknologi budidaya bioflok yang efisien, pengelolaan kelompok pembudidaya ikan, hingga inovasi pengolahan hasil perikanan yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa.
Desa Panembangan sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi kuat dalam pengembangan sektor perikanan berbasis pemberdayaan masyarakat. Keberadaan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar), serta dukungan aktif penyuluhan menjadikan desa ini sebagai model pengembangan perikanan terpadu di Kabupaten Banyumas.
Selain sektor perikanan, Panembangan juga menunjukkan keunggulan dalam integrasi kegiatan ekonomi lokal melalui penguatan UMKM desa. Hal ini tercermin dalam agenda “Wajib Jajan di UMKM” yang menjadi bagian dari kegiatan praktikum, di mana mahasiswa diajak mendukung produk usaha mikro masyarakat setempat sebagai bentuk kontribusi terhadap ekonomi desa.
Kegiatan kemudian ditutup dengan aktivitas tubing yang menjadi sarana rekreasi edukatif sekaligus memperkenalkan potensi wisata desa berbasis sumber daya alam lokal.
Melalui praktikum ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman empiris mengenai dinamika penyuluhan dan pembangunan masyarakat perikanan. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk calon sarjana perikanan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan sektor perikanan berkelanjutan.





