Logo
Sistem Informasi Desa Panembangan
Gambar Artikel

Kepala Desa Panembangan Tinjau Proyek Irigasi P3-TGAI, Pastikan Pembangunan Berjalan Tepat Sasaran

PANEMBANGAN, Banyumas — Kepala Desa Panembangan, H. Untung Sanyoto, S.Pd., melakukan monitoring dan pengecekan langsung terhadap proyek pembangunan saluran irigasi pertanian yang dibiayai melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan program guna memastikan pembangunan berlangsung sesuai dengan rencana, spesifikasi teknis, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

Dalam peninjauan di lokasi pekerjaan, H. Untung Sanyoto didampingi oleh pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), pelaksana kegiatan, serta sejumlah perangkat desa. Ia meninjau secara langsung progres pembangunan saluran irigasi sekaligus berdialog dengan pelaksana lapangan mengenai kualitas pekerjaan, pemanfaatan anggaran, hingga kendala teknis yang dihadapi selama proses pembangunan.

Menurut H. Untung Sanyoto, pembangunan infrastruktur irigasi merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Desa Panembangan. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan mengedepankan kualitas agar mampu memberikan manfaat dalam jangka waktu yang panjang.

"Pembangunan saluran irigasi bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun fondasi ketahanan pangan desa. Air merupakan kebutuhan utama pertanian, sehingga jaringan irigasi yang baik akan menentukan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani. Karena itu kami ingin memastikan pekerjaan benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan," ujarnya.

Program P3-TGAI sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan fungsi jaringan irigasi melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan petani sebagai pelaku utama, sehingga selain memperbaiki infrastruktur irigasi juga mendorong tumbuhnya rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap hasil pembangunan.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Kepala Desa juga menekankan pentingnya akuntabilitas pelaksanaan proyek. Ia mengingatkan agar setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun teknis, sekaligus memastikan seluruh pekerjaan mengutamakan mutu dibanding sekadar mengejar penyelesaian waktu.

Selain memeriksa kondisi fisik saluran, monitoring juga difokuskan pada kesesuaian volume pekerjaan, kualitas material yang digunakan, serta efektivitas pembangunan dalam meningkatkan distribusi air menuju lahan pertanian. Evaluasi tersebut diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai potensi kendala sejak dini sehingga dapat segera dilakukan perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.

Keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik diyakini akan meningkatkan efisiensi pengelolaan air, mengurangi potensi kehilangan debit, serta menjamin ketersediaan air secara lebih merata bagi lahan pertanian. Dampak tersebut diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam, menjaga stabilitas produksi pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat Desa Panembangan.

Pemerintah Desa Panembangan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap seluruh proyek pembangunan yang dilaksanakan di wilayah desa. Monitoring secara berkala menjadi bagian dari upaya memastikan setiap program pemerintah berjalan efektif, tepat sasaran, dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas sehingga mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Desa berharap Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026 tidak hanya menghasilkan saluran irigasi yang kokoh dan fungsional, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, partisipasi masyarakat, serta mendukung terwujudnya sektor pertanian Desa Panembangan yang semakin maju, produktif, dan berdaya saing.

Tulis Komentar