Sistem Informasi Desa Panembangan

Gambar Artikel

Kelas Balita Panembangan Perkuat Edukasi Gizi dan Pencegahan Stunting Sejak Dini

PANEMBANGAN — Pemerintah Desa Panembangan melalui layanan kesehatan desa kembali menggelar Kelas Balita sebagai upaya penguatan literasi kesehatan keluarga dan pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026 mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Polindes Desa Panembangan, dengan diikuti oleh 15 balita beserta orang tua mereka.

Kelas balita tersebut menghadirkan Bidan Desa Panembangan, Endah Sapartiyani, A.Md. Keb., sebagai pemateri utama, didampingi oleh mahasiswa Koas Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) dan Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Soedirman yang tengah menjalankan praktik di Puskesmas 1 Cilongok. Kegiatan ini juga didukung oleh kader kesehatan desa, Isna Farida.

Dalam penyampaian materi, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai isu-isu krusial dalam tumbuh kembang anak, meliputi pencegahan stunting, pemenuhan gizi balita, serta pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak usia dini. Edukasi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh para ibu balita, sekaligus mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan anak.

Bidan Desa Endah Sapartiyani menekankan bahwa pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada asupan gizi, tetapi juga pada pola asuh dan pemantauan tumbuh kembang yang konsisten. Salah satu instrumen penting yang perlu dimanfaatkan secara optimal adalah Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

“Melalui Buku KIA, orang tua dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala, sekaligus memperoleh informasi penting terkait kesehatan balita. Oleh karena itu, kami mengimbau agar setiap ibu rutin membaca dan menggunakannya,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Desa Panembangan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok rentan seperti balita. Dengan adanya kelas balita yang rutin dilaksanakan, diharapkan para orang tua semakin memiliki pemahaman yang memadai dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sehingga dapat menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.






Tulis Komentar