Sistem Informasi Desa Panembangan
PANEMBANGAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas melakukan survei lokasi kejadian longsor talud penahan rumah di Desa Panembangan pada Jumat, 3 April 2026 pukul 14.00 WIB. Survei ini dilakukan menyusul peristiwa ambrolnya sebagian talud dan pondasi penahan rumah milik Akhmad Zaini, warga RT 008 RW 002, yang terjadi pada Kamis malam, 2 April 2026 sekitar pukul 20.00 WIB akibat hujan dengan intensitas tinggi.
Tim BPBD Banyumas turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan kondisi lapangan secara menyeluruh. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan, potensi risiko lanjutan, serta menentukan langkah penanganan yang tepat. Selain itu, survei juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons cepat kejadian bencana di tingkat desa.
Dalam prosesnya, tim melakukan pengukuran area terdampak, pemeriksaan struktur tanah, serta pendataan kondisi talud dan bangunan di sekitar lokasi. Inventarisasi kejadian dilakukan secara sistematis, meliputi pencatatan kronologi peristiwa, dampak kerusakan, serta potensi ancaman susulan. Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi teknis penanganan dan rencana mitigasi ke depan.
Perwakilan BPBD Banyumas menyampaikan bahwa hasil survei akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait. “Kami melakukan kajian teknis di lapangan untuk memastikan langkah penanganan yang diambil tepat sasaran, sekaligus meminimalkan risiko yang lebih besar,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya survei ini, diharapkan penanganan pasca-longsor dapat dilakukan secara efektif dan terarah. Pemerintah bersama masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang masih didominasi hujan dengan intensitas tinggi.

