Logo
Sistem Informasi Desa Panembangan
Gambar Artikel

Dari Kalimantan Selatan ke Banyumas, Desa Panembangan Jadi Rujukan Pengembangan Smart Fisheries Village

BANYUMAS, – Keberhasilan Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, dalam mengembangkan konsep Smart Fisheries Village (SFV) kembali mendapat perhatian dari daerah lain. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Perikanan melaksanakan kegiatan kunjungan kerja dan studi komparatif ke Desa Panembangan pada Kamis, 23 Juli 2026 pukul 14.00 WIB s.d. selesai sebagai upaya memperkuat tata kelola sektor perikanan berbasis inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Panembangan H. Untung Sanyoto, S.Pd., bersama Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Svarga Mina Padi Panembangan, Galih Primasatya, yang memaparkan berbagai program unggulan desa dalam mengintegrasikan sektor perikanan, pertanian, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat menjadi sebuah ekosistem pembangunan yang berkelanjutan.

Rombongan dari Kabupaten Tanah Bumbu dipimpin oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Anwar Sadat, S.Pi., didampingi Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, serta Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu. Kehadiran jajaran pejabat teknis tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mempelajari praktik-praktik terbaik pengembangan kawasan perikanan yang telah diterapkan di Desa Panembangan.

Kegiatan studi komparatif ini juga mendapat pendampingan dari Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Banyumas, Chotoh Suraikhanah, serta Kepala Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas, sehingga diskusi yang berlangsung tidak hanya membahas pengalaman lapangan, tetapi juga menyentuh aspek kebijakan, strategi pengembangan budidaya perikanan, hingga pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Panembangan H. Untung Sanyoto, S.Pd. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Panembangan sebagai tujuan studi komparatif. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi desa yang dibangun melalui kolaborasi pemerintah, kelompok masyarakat, penyuluh, dan berbagai pemangku kepentingan mampu memberikan manfaat yang lebih luas hingga menjadi referensi bagi daerah lain.

"Desa Panembangan terus berupaya mengembangkan potensi lokal secara terpadu. Smart Fisheries Village bukan hanya berbicara mengenai peningkatan produksi perikanan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi desa melalui sinergi antara budidaya perikanan, pertanian, wisata edukasi, serta pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Svarga Mina Padi Panembangan Galih Primasatya memaparkan perjalanan pengembangan kawasan Svarga Mina Padi sebagai destinasi wisata edukasi berbasis perikanan dan pertanian yang mampu menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat. Konsep tersebut dinilai berhasil mengintegrasikan aktivitas budidaya ikan dengan pengembangan desa wisata sehingga menciptakan sumber ekonomi baru sekaligus menjadi sarana edukasi bagi pengunjung.

Dalam sesi diskusi, rombongan dari Kabupaten Tanah Bumbu memperoleh gambaran mengenai pengelolaan kawasan Smart Fisheries Village, mulai dari sistem budidaya perikanan, penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya ikan, peran penyuluh perikanan, hingga strategi membangun kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan instansi teknis.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui dialog, berbagi pengalaman, dan peninjauan langsung terhadap kawasan pengembangan perikanan di Desa Panembangan. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali berbagai inovasi yang dinilai dapat diadaptasi sesuai dengan karakteristik wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Studi komparatif ini menjadi momentum penting dalam mempererat kerja sama antardaerah sekaligus memperluas jejaring pengembangan sektor perikanan nasional. Pertukaran pengalaman dan praktik baik diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi baru dalam tata kelola perikanan yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan.

Bagi Desa Panembangan, kunjungan tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu desa yang berhasil mengembangkan model Smart Fisheries Village secara kolaboratif. Keberhasilan tersebut tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadikan desa sebagai pusat pembelajaran bagi berbagai daerah yang ingin membangun sektor perikanan modern berbasis potensi lokal.

Kegiatan studi komparatif ini sendiri merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu kepada Pemerintah Desa Panembangan dalam rangka meningkatkan efektivitas program pengawasan, tata kelola budidaya perikanan, serta pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan melalui pembelajaran langsung di kawasan Smart Fisheries Village Desa Panembangan.








Tulis Komentar