Sistem Informasi Desa Panembangan
PANEMBANGAN — Tanah longsor terjadi di tepi jalan kabupaten ruas Panembangan–Sambirata, tepatnya di RT 005 RW 002 Desa Panembangan, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Longsoran terjadi di depan rumah warga, Pak Kartamingan, saat hujan deras disertai angin melanda wilayah tersebut.
Material tanah yang longsor menutup saluran air di sisi jalan, sehingga aliran air tersumbat dan meluap ke badan jalan. Kondisi ini menyebabkan genangan yang sempat mengganggu pengguna jalan yang melintas, terutama kendaraan roda dua yang harus lebih berhati-hati saat melintas di lokasi kejadian.
Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi dalam durasi cukup lama, yang mengakibatkan struktur tanah menjadi labil. Selain itu, angin kencang yang menyertai hujan mempercepat terjadinya pergerakan tanah di area tepi jalan yang relatif rawan longsor.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Dusun (Kadus) 2 Panembangan Agus Priyanto bersama anggota Linmas, Ruswanto, segera turun ke lokasi. Keduanya melakukan penanganan darurat dengan membersihkan material longsoran serta membuka kembali saluran air yang tersumbat agar aliran air kembali normal.
Saat ini, kondisi cuaca di wilayah Panembangan masih cenderung tidak menentu dengan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca buruk, seperti longsor susulan, genangan air, dan potensi gangguan akses jalan, terutama di titik-titik rawan di sepanjang ruas Panembangan–Sambirata.


