PANEMBANGAN – Penguatan sektor pertanian di Desa Panembangan terus mendapat perhatian melalui dukungan penyediaan sarana produksi bagi petani. Kelompok Tani (Poktan) Kridoyuwono III menerima 575 kilogram benih padi varietas Inpari 32 dalam Program Bantuan Benih dari PT Saprotan Benih Utama. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Poktan Kridoyuwono III, Agus Priyanto, A.Ma.Pust., untuk selanjutnya dikelola dan didistribusikan kepada seluruh anggota kelompok sesuai kebutuhan lahan tanam.
Program bantuan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penggunaan benih unggul yang memiliki potensi hasil tinggi. Kehadiran benih berkualitas diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya, memperbaiki kualitas hasil panen, serta memperkuat daya saing petani di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika sektor pertanian.
Poktan Kridoyuwono III merupakan salah satu kelompok tani aktif di Desa Panembangan yang berperan sebagai wadah pembelajaran, kerja sama, serta pengembangan usaha tani bagi para anggotanya. Melalui kelompok tani, para petani tidak hanya memperoleh akses terhadap bantuan sarana produksi, tetapi juga mendapatkan pendampingan dalam penerapan teknologi budidaya, pengelolaan lahan, hingga penguatan kelembagaan petani.
Sebagai organisasi ekonomi kerakyatan di tingkat desa, kelompok tani memiliki fungsi strategis dalam membangun semangat gotong royong antarpetani, menyusun pola tanam yang lebih terarah, serta memperkuat koordinasi dalam pemanfaatan bantuan pemerintah maupun dukungan dari sektor swasta. Peran tersebut menjadikan kelompok tani sebagai salah satu ujung tombak pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Ketua Poktan Kridoyuwono III, Agus Priyanto, A.Ma.Pust., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PT Saprotan Benih Utama melalui program bantuan benih tersebut. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemenuhan kebutuhan benih, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kapasitas petani dalam menghasilkan produksi pangan yang berkualitas.
"Benih merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya. Dengan tersedianya benih unggul Inpari 32, kami berharap anggota kelompok dapat memulai musim tanam dengan lebih optimal sehingga produktivitas lahan meningkat dan hasil panen semakin baik," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh proses penyaluran benih akan dilakukan secara tertib dan mengedepankan prinsip pemerataan agar setiap anggota memperoleh manfaat sesuai dengan luas lahan yang dikelola. Selain itu, Poktan Kridoyuwono III juga akan terus mendorong anggotanya untuk menerapkan praktik budidaya yang sesuai dengan anjuran teknis, mulai dari pengolahan lahan, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tanaman, hingga pengelolaan pascapanen.
Varietas Inpari 32 sendiri telah dikenal luas sebagai salah satu benih padi unggul yang memiliki produktivitas tinggi, kualitas gabah yang baik, serta mampu beradaptasi pada berbagai kondisi lahan sawah. Penggunaan varietas ini diharapkan dapat memberikan hasil panen yang lebih stabil sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Kolaborasi antara PT Saprotan Benih Utama dengan kelompok tani menjadi contoh nyata sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian. Dukungan terhadap penyediaan benih unggul merupakan investasi penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tingkat desa.
Dengan diterimanya 575 kilogram benih Inpari 32, Poktan Kridoyuwono III optimistis dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal untuk mendukung keberhasilan musim tanam mendatang. Semangat kebersamaan yang terbangun di dalam kelompok, dipadukan dengan penggunaan benih unggul dan penerapan budidaya yang baik, diharapkan mampu menjadikan Desa Panembangan semakin kokoh sebagai salah satu kawasan pertanian produktif di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.