Sistem Informasi Desa Panembangan
PANEMBANGAN, KOMPAS — Tim Penggerak PKK RT 004 RW 002 Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, menggelar pertemuan rutin pada Minggu Manis, 24 Mei 2026. Kegiatan yang dihadiri sekitar 50 peserta tersebut berlangsung hangat dan edukatif dengan mengangkat berbagai isu sosial dan kesehatan yang dinilai relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Pertemuan rutin PKK diawali dengan kultum yang disampaikan oleh Bu Khosiyah dengan tema “Menghafal Doa Beserta Artinya”. Dalam penyampaiannya, ia mengajak para ibu untuk membiasakan diri menanamkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan keluarga sejak dini, termasuk membimbing anak-anak memahami makna doa dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pendidikan spiritual di lingkungan rumah menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki akhlak yang baik dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Setelah sesi kultum, kegiatan dilanjutkan dengan pengisian materi oleh Hani Maftuhah dari Pokja 1 bersama Yati. Materi pertama membahas mengenai kenakalan remaja, khususnya bahaya penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan.
Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami berbagai faktor yang menyebabkan remaja rentan terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang, mulai dari pengaruh lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan keluarga, hingga penggunaan media sosial yang tidak terkendali.
Para pemateri menekankan bahwa peran keluarga, terutama ibu, sangat penting dalam membangun komunikasi yang sehat dengan anak. Pengawasan yang dilakukan secara bijak dinilai mampu mencegah remaja terlibat dalam perilaku menyimpang.
Selain itu, pertemuan juga diisi dengan sosialisasi mengenai penyakit leptospirosis dan pentingnya kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Leptospirosis dijelaskan sebagai penyakit yang dapat menular melalui air atau lingkungan yang tercemar urine tikus dan berpotensi meningkat saat musim hujan maupun kondisi lingkungan yang kurang bersih.
Peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan, seperti menjaga kebersihan saluran air, menggunakan alas kaki saat beraktivitas di tempat lembap, serta memastikan lingkungan rumah bebas dari genangan dan sampah.
Sementara itu, sosialisasi PSN kembali mengingatkan masyarakat untuk rutin menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan keuangan PKK RT yang disampaikan secara terbuka kepada seluruh anggota sebagai bentuk transparansi organisasi dan tanggung jawab bersama dalam pengelolaan kegiatan kemasyarakatan.
Pertemuan rutin tersebut tidak hanya menjadi wadah silaturahmi antarwarga, tetapi juga sarana edukasi keluarga dan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan PKK yang aktif dan berkelanjutan, warga RT 004 RW 002 Desa Panembangan diharapkan semakin memiliki kepedulian terhadap pembinaan keluarga, kesehatan lingkungan, serta perlindungan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif perkembangan zaman.

