Sistem Informasi Desa Panembangan
Program Budidaya Tematik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi dimulai melalui penebaran benih perdana ikan nila berbasis teknologi bioflok di Komplek Kolam Bioflok Wisata Mina Padi Desa Panembangan, 6 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan budidaya perikanan yang efisien, ramah lingkungan, dan terukur guna memperkuat ketahanan pangan desa.
Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banyumas Ir. Sulistiono, M.Si., perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kepala Desa Panembangan, penyuluh perikanan, perangkat desa, serta pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis perikanan budidaya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banyumas Ir. Sulistiono menyampaikan bahwa teknologi bioflok menjadi solusi modern untuk meningkatkan produksi ikan dengan penggunaan lahan dan air yang lebih efisien. Ia menegaskan bahwa program ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan protein hewani sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain seremoni penebaran benih, kegiatan juga diisi dengan edukasi mengenai teknik budidaya bioflok, manajemen pakan, serta pengelolaan kualitas air. Penyuluh perikanan memberikan pemahaman kepada pengelola kolam agar budidaya berjalan optimal dan berkelanjutan, sehingga hasil produksi dapat konsisten dan bernilai ekonomi tinggi.
Kepala Desa Panembangan menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap pengembangan sektor perikanan desa. Menurutnya, program ini membuka peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat peran koperasi desa dalam pengelolaan usaha produktif.
Program ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi desa melalui penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak distribusi dan pemasaran hasil budidaya. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh pelaku budidaya, tetapi juga masyarakat luas.
Melalui penebaran benih perdana ini, pemerintah dan masyarakat optimistis Desa Panembangan dapat menjadi percontohan budidaya ikan nila berbasis bioflok di Banyumas. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan, meningkatkan gizi masyarakat, serta memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.
