PANEMBANGAN — Upaya penguatan sektor pariwisata desa terus dilakukan Pemerintah Desa Panembangan melalui pelatihan Sistem Informasi Manajemen Pariwisata Terpadu yang digelar Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi Tim Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Telkom University.
Pelatihan berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB di Gazebo Pokdarwis Panembangan dan diikuti oleh Kepala Desa Panembangan, Sekretaris Desa Panembangan, Pokdarwis Desa Panembangan, serta perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Panembangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis desa dalam memperkuat tata kelola pariwisata berbasis digital.
Materi pelatihan disampaikan oleh Prof. Dr. Sri Lestari, S.E., M.Si dari Unsoed dan Lulu Latif, S.Pd., M.Han dari Telkom University. Keduanya menekankan pentingnya integrasi data, promosi digital, serta manajemen destinasi berbasis sistem informasi untuk meningkatkan daya saing desa wisata.
Dalam sesi pemaparan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan data wisatawan, pemetaan potensi destinasi, hingga strategi promosi digital melalui platform daring. Sistem informasi yang dikembangkan diharapkan mampu menjadi pusat data terpadu untuk memudahkan pengelolaan dan pemasaran wisata desa.
Desa Panembangan sendiri dikenal memiliki potensi wisata berbasis alam dan budaya yang terus dikembangkan, mulai dari kegiatan wisata edukasi desa, kuliner lokal, hingga aktivitas komunitas yang melibatkan masyarakat. Penguatan sistem informasi dinilai menjadi kunci untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi wisatawan.
Melalui pelatihan ini, pemerintah desa berharap pengelolaan wisata Panembangan semakin profesional dan terintegrasi. Sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan pelaku wisata diyakini mampu mendorong Panembangan menjadi desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

