Sistem Informasi Desa Panembangan

Gambar Artikel

Rakor PKK RT 005 RW 002 Panembangan Soroti Ketahanan Keluarga, Bahaya Narkoba, hingga Pencegahan Leptospirosis

PANEMBANGAN — Pengurus dan anggota PKK RT 005 RW 002 Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, menggelar pertemuan rutin sekaligus rapat koordinasi pada Minggu Manis, 24 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di rumah Ibu Saminah, RT 005 RW 002 Desa Panembangan, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi ruang penguatan peran perempuan dalam menjaga kesehatan keluarga, pembinaan moral generasi muda, hingga kepedulian terhadap lingkungan.

Sebanyak 24 peserta hadir dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Acara diawali dengan kultum oleh Ibu Kustijah yang mengangkat tema mengenai keutamaan puasa Arafah, pentingnya memperbaiki kualitas hidup, serta tujuh kebiasaan sederhana agar hidup lebih sehat.

Dalam penyampaiannya, Ibu Kustijah menjelaskan bahwa puasa Arafah tidak hanya memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi umat Islam, tetapi juga menjadi momentum melatih kesabaran, pengendalian diri, serta meningkatkan kepedulian sosial. Selain itu, ia mengajak para peserta untuk terus membangun pola hidup yang lebih baik melalui kebiasaan positif di lingkungan keluarga.

“Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari menjaga pola makan, kebersihan lingkungan, hingga memperkuat hubungan sosial dalam keluarga,” ujarnya.

Dalam materi mengenai pola hidup sehat, peserta diajak menerapkan berbagai langkah sederhana seperti menjaga kebersihan rumah, mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, menjaga kualitas istirahat, memperbanyak minum air putih, mengurangi stres, dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Materi tersebut mendapat perhatian serius dari para peserta karena dinilai relevan dengan kondisi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengisian materi oleh Ketua TP PKK RW 002 Desa Panembangan, Ibu Isna Farida. Dalam paparannya, ia menyoroti persoalan kenakalan remaja, khususnya bahaya penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan di berbagai daerah.

Ia menekankan bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai benteng pertama dalam mencegah penyimpangan perilaku remaja. Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi salah satu langkah utama untuk mencegah anak terjerumus dalam pergaulan negatif.

“Pengawasan dan perhatian orang tua sangat penting. Anak-anak harus diberikan ruang untuk bercerita agar mereka tidak mencari pelarian di lingkungan yang salah,” katanya.

Selain membahas persoalan sosial, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi mengenai penyakit leptospirosis. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira itu umumnya menyebar melalui air atau lingkungan yang terkontaminasi urine tikus.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan sejumlah gejala yang perlu diwaspadai, seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, mata kemerahan, hingga tubuh lemas. Masyarakat juga diedukasi mengenai langkah pencegahan, antara lain menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air kotor, menggunakan alas kaki saat beraktivitas di area berisiko, serta melakukan pengendalian tikus secara rutin.

Sebagai bentuk tindak lanjut menjaga kesehatan lingkungan, peserta juga mendapatkan penguatan mengenai pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Warga diimbau untuk rutin menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Di akhir kegiatan, dilakukan penimbangan sampah sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata warga RT 005 RW 002 dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomis sampah rumah tangga.

Melalui pertemuan rutin tersebut, PKK RT 005 RW 002 Desa Panembangan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi antarwarga, tetapi juga sarana edukasi yang memperkuat ketahanan keluarga, kesehatan masyarakat, dan kepedulian sosial di tingkat lingkungan.






Tulis Komentar