Sistem Informasi Desa Panembangan

Gambar Artikel

Pembukaan Program SPELING di Desa Panembangan Perkuat Akses Layanan Kesehatan Warga

PANEMBANGAN — Pemerintah Desa Panembangan bersama tenaga kesehatan dan sejumlah pemangku kepentingan resmi membuka kegiatan Pengobatan SPELING (Spesialis Keliling) bagi masyarakat Desa Panembangan pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di Gedung Olahraga Desa Panembangan dan diikuti antusias oleh warga dari berbagai wilayah desa.

Program SPELING atau Spesialis Keliling merupakan inisiatif layanan kesehatan yang menghadirkan pemeriksaan dan pengobatan langsung dari tenaga medis serta dokter spesialis kepada masyarakat di tingkat desa. Program ini bertujuan memperluas akses layanan kesehatan, mempercepat deteksi dini penyakit, sekaligus mendekatkan pelayanan medis kepada masyarakat, khususnya warga yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan rujukan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Dwi Respatiningrum, S.Pd.I, kemudian dilanjutkan doa yang dipimpin oleh Ibu Tumiyati. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Panembangan H. Untung Sanyoto, S.Pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program SPELING di Desa Panembangan. Menurutnya, kehadiran layanan kesehatan langsung di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah desa, fasilitas kesehatan, dan seluruh pihak yang memiliki perhatian terhadap kesehatan warga.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Program ini bukan hanya pelayanan pengobatan semata, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat. Kami berharap warga semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga,” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur RSU Hidayah Purwokerto, dr. Bayu Aji Wicaksono. Ia menegaskan bahwa program SPELING merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata dan mudah dijangkau masyarakat.

Menurutnya, pendekatan pelayanan langsung ke desa menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan kesehatan yang cepat, efektif, dan humanis.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus mengalami kesulitan akses. Melalui SPELING, tenaga medis hadir lebih dekat dengan masyarakat sehingga pemeriksaan dan penanganan kesehatan dapat dilakukan lebih dini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas 1 Cilongok, dr. Nurul Ekasanti, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program kesehatan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pelayanan promotif dan preventif perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak hanya datang saat sakit, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga kesehatan sejak dini.

Ia berharap kegiatan SPELING dapat menjadi momentum untuk meningkatkan budaya hidup sehat di lingkungan masyarakat Desa Panembangan.

“Pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi risiko penyakit lebih awal. Dengan adanya program seperti ini, kami berharap masyarakat semakin terbuka untuk memanfaatkan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh unsur penyelenggara dan tamu undangan. Selanjutnya, panitia memberikan penjelasan teknis mengenai alur pelayanan SPELING agar proses pemeriksaan dan pengobatan berjalan tertib serta efektif.

Memasuki sesi inti, masyarakat mulai mengikuti pemeriksaan dan pengobatan yang telah disiapkan oleh tim kesehatan. Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung terkait kondisi kesehatan yang dialami.

Pelaksanaan program SPELING di Desa Panembangan diharapkan mampu menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat sekaligus mendukung terciptanya masyarakat desa yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan.










Tulis Komentar