Sistem Informasi Desa Panembangan

Gambar Artikel

Pelatihan Sertifikasi CBIB Dorong Profesionalisme Pembudidaya Ikan di Panembangan

BANYUMAS, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Pelatihan Sertifikasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) pada Kamis (5/2/2026) di Gazebo Mina Padi Desa Panembangan. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 WIB hingga 13.00 WIB ini diikuti oleh 10 anggota dan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Panembangan bersama perwakilan KDMP Babakan Karanglewas. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pembudidaya dalam menerapkan standar budidaya ikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Panembangan, Untung Sanyoto, S.Pd., menekankan pentingnya pengetahuan serta kepemilikan sertifikasi CBIB bagi para pelaku budidaya ikan. Menurut dia, sertifikasi tidak hanya menjadi bukti penerapan praktik budidaya yang benar, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas. “Melalui pemahaman yang baik terhadap CBIB, diharapkan kualitas pengelolaan budidaya ikan di Desa Panembangan dapat berkembang secara profesional dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Materi pelatihan difokuskan pada pemahaman prinsip-prinsip CBIB, mulai dari pengelolaan kualitas air, pemilihan benih unggul, pemberian pakan yang tepat, hingga pengendalian hama dan penyakit ikan. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai prosedur sertifikasi serta pentingnya pencatatan kegiatan budidaya sebagai bagian dari jaminan mutu. Interaksi aktif antara peserta dan pemateri membuat suasana pelatihan berlangsung dinamis, dengan berbagai pertanyaan terkait tantangan budidaya di lapangan.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap para pembudidaya mampu menerapkan standar CBIB secara konsisten sehingga menghasilkan produk perikanan yang aman, berkualitas, dan berdaya saing. Pelatihan tersebut sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor perikanan desa serta mendorong kolaborasi antarkelompok budidaya guna mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal.


Tulis Komentar